•
Konsep dasar manajemen
ü Devinisi dan
Kebutuhan akan Manajemen
ü Manajemen sebagai Ilmu dan Seni
ü Manajer dan Manajemen
Ø Manajemen berasal dari kata "to manage" yang berarti mengatur,
mengurus atau mengelola.
Dari sekian banyak definisi, ada satu yang kiranya dapat dijadikan
pegangan dalam memahami manajemen,
yaitu :
Ø Manajemen adalah suatu proses yang terdiri
dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan
pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan
yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumber daya
lainnya.
Definisi manajemen menurut ahli,
• 1. Harold Koontz dan Cyril O’ Donnel :
•
Manajemen adalah usaha untuk mencapai
suatu tujuan
tertentu melalui kegiatan orang lain.
tertentu melalui kegiatan orang lain.
- Marry Parker Follet
•
Manajemen adalah
suatu seni untuk melaksanakan suatu
pekerjaan melalui orang lain
- James A F Stoner.
•
manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian,
kepemimpinan, dan pengendalian upaya anggota organisasi dan menggunakan semua
sumberdaya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ø Kebutuhan AKAN manajemen
Semua organisasi yang bergerak dalam bidang
apapun akan membutuhkan manajemen
seperti :
1. organisasi pemerintahan baik pusat sampai ke daerah
2. organisasi politik
3. organisasi keagamaan
4. organisasi swasta / perusahan
5 organisasi kemasyarakatan
6 dll
1. organisasi pemerintahan baik pusat sampai ke daerah
2. organisasi politik
3. organisasi keagamaan
4. organisasi swasta / perusahan
5 organisasi kemasyarakatan
6 dll
Ø Manajemen sebagai ilmu dan seni
Manajemen dapat diartikan sebagai
ilmu dan seni tentang upaya untuk
memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan secara
efektif dan efisien. Manajemen dipandang dari berbagai perspektif yang ada,
mempunyai dasar yang kuat yang
tidak terlepas dari perpaduan
antara ilmu dan seni.
Ø Manajemen sebagai ilmu
Suatu bidang Ilmu Pengetahuan
(science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana
manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini
bermanfaat bagi kemanusiaan.
Ø Manajemen sebagai seni
Yaitu, untuk mencapai hasil yang
maksimal dengan usaha yang minimal, demikian pula mencapai kesejahteraan dan
kebahagiaan maksimal bagi pimpinan maupun pekerja serta memberikan pelayanan yang
sebaik mungkin kepada masyarakat.
Manajer dan
manajemen
Ø Manajer
Manajer adalah orang dengan skillnya mampu untuk mengarahkan
manusia/barang baku
untuk mencapai tujuan.
untuk mencapai tujuan.
Manajer juga harus bisa membuat konsep demi menciptakan keputusan dalam
mengelola
" unsur manajemen"
" unsur manajemen"
Ø Manajemen
Manajemen adalah individu atau sekelompok individu yang menerima
tanggung jawab untuk menjalankan organisasi.
Mereka merencanakan, mengatur, mengarahkan dan mengawasi semua kegiatan
penting dari organisasi. Manajemen tidak melakukan pekerjaan sendiri. Mereka
memotivasi orang lain untuk melakukan pekerjaan dan koordinasi (yaitu
mempertemukan) semua pekerjaan untuk mencapai tujuan organisasi.
Ø Perbedaan manajer dan manajemen
Manager adalah seseorang yang mempunyai kemampuan untuk mengatur atau
mengelola suatu hal sehigga dapat dijalankan dengan teratur dan sesuai dengan
rencana.
Sedangkan manajemen adalah sebuah kegiatan yang dilakukan untuk mengatur
sesuatu agar menjadi hasil yang baik yang kita inginkan dalam mengerjakan hal
tersebut.
Ø Hubungan manajer dan manajemen
Manajer
dalam hubungan dengan menajemen menjelaskan tentang substansi tugas yang ada
padanya.
Manajer
adalah kepala atau pemimpin suatu departemen atau unit kerja dalam suatu
organisasi.
Manajemen
adalah tugas seorang manajer yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas
kepemimpinan pada aras manajerial.
KLOMPOK 2
Fungsi manajemenTerdapat beberapa fungsi-fungsi menejemen yang dikemukakan para pakar, Fungsi fungsi manajemen menurut beberapa parapakar adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan mengikuti suatu tahapan-tahapan tertentu dalam pelaksanaannya. Pendapat lain bahwa fungsi Manajemen ialah berbagai jenis tugas atau kegiatan manajemen yang mempunyai peranan khas dan bersifat saling menunjang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
fungsi-fungsi manajemen
Ø
Peramalan/Perkiraan
(Forecasting)
Forecasting adalah meramalkan, memproyeksikan, atau mengadakan perkiraaan/ taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rancana yang lebih pasti dapat dilakukan.
Forecasting adalah meramalkan, memproyeksikan, atau mengadakan perkiraaan/ taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rancana yang lebih pasti dapat dilakukan.
Ø
Perencanaan
(Planning)
Kegiatan seorang manejer adalah menyusun rencana. Menyusun rencana, berarti memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Agar dapat membuat rencana secara teratur dan logis, sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya
Kegiatan seorang manejer adalah menyusun rencana. Menyusun rencana, berarti memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Agar dapat membuat rencana secara teratur dan logis, sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya
Ø
Organisasi
(Organizing)
Pengorganisasian atau Organizing berarti menciptakan suatu struktur dengan bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antar bagian-bagian satu sama lain dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan struktur tersebut.
Pengorganisasian bertujuan membagi satu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil
Pengorganisasian atau Organizing berarti menciptakan suatu struktur dengan bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antar bagian-bagian satu sama lain dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan struktur tersebut.
Pengorganisasian bertujuan membagi satu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil
Ø
Aktual
(Actuating) Menggerakkan
actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendiri atau penuh kesadaran secara brsama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal in yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership)
actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendiri atau penuh kesadaran secara brsama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal in yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership)
Ø
Pimpinan
(Leading)
Pekerjaan leading meliputi empat kegiatan yaitu: 1) Mengambil keputusan. 2) Mengadakan komunikasi agar terjadi saling pengertian antara manajer dan bawahan. 3) Memberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak.
Pekerjaan leading meliputi empat kegiatan yaitu: 1) Mengambil keputusan. 2) Mengadakan komunikasi agar terjadi saling pengertian antara manajer dan bawahan. 3) Memberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak.
Ø
Pengarahan
(Directing/Commanding)
Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula. Bila ditinjau dari proses, maka proses itu adalah proses pelaksanaan program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasinya.
Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula. Bila ditinjau dari proses, maka proses itu adalah proses pelaksanaan program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasinya.
Ø Kendali (Controlling)
Kendali, sering juga disebut Pengawasan, Controlling atau, sering juga disebut pengendalian adalah satu diantara beberapa fungsi manajemen berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan tujuan yang telah digariskan semula. Motivasi
Kendali, sering juga disebut Pengawasan, Controlling atau, sering juga disebut pengendalian adalah satu diantara beberapa fungsi manajemen berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan tujuan yang telah digariskan semula. Motivasi
Ø
(Motivating)
Motivating merupakan satu dari beberapa fungsi manajemen berupa pemberian inspirasi, inovasi, semangat dan dorongan kepada bawahan, agar bawahan melakukan kegiatan secara suka rela sesuai apa yang diinginkan oleh atasan.
Motivating merupakan satu dari beberapa fungsi manajemen berupa pemberian inspirasi, inovasi, semangat dan dorongan kepada bawahan, agar bawahan melakukan kegiatan secara suka rela sesuai apa yang diinginkan oleh atasan.
Ø
Inovasi
(Inovation)
Inovasi adalah Proses atau hasil pengembangan atau pemanfaatan/mobi-lesasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial).
Inovasi adalah Proses atau hasil pengembangan atau pemanfaatan/mobi-lesasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial).
Ø
Koordinasi
(Coordinating)
Koordinasi adalah mengimbangi dan menggerakkan tim dengan memberikan lokasi kegiatan pekerjaan yang cocok dengan masing-masing dan menjaga agar kegiatan itu dilaksanakan dengan keselarasan yang semestinya di antara para anggota itu sendiri.
Koordinasi adalah mengimbangi dan menggerakkan tim dengan memberikan lokasi kegiatan pekerjaan yang cocok dengan masing-masing dan menjaga agar kegiatan itu dilaksanakan dengan keselarasan yang semestinya di antara para anggota itu sendiri.
Ø
Laporan
(Reporting)
Adalah suatu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pimpinan yang lebih tinggi, baik secara lisan maupun tertulis. Tentu yang terbaik adalah tertulis
Adalah suatu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pimpinan yang lebih tinggi, baik secara lisan maupun tertulis. Tentu yang terbaik adalah tertulis
Ø
Staf
(Staffing)
Staf merupakan suatu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga memberi daya guna maksimal kepada organisasi.
Staf merupakan suatu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga memberi daya guna maksimal kepada organisasi.
Fungsi tujuan
Keberhasilan suatu kegiatan / pekerjaan tergantung
dari manajemenya pekerjaan itu akan berhasil apabila manajemenya baik dan
teratur dimana manajemenya itu sendiri merupakan suatu perangkat dengan
melakukan proses tertentu dalam fungsi yang terkait. Maksudnya adalah
serangkaian tahap kegiatan mulai awal melakukan pekejaan sampai pada akhir
tercapainya tujuan kegiatan.
EVOLUSI TEORI MANAJEMEN TERBAGI :
1 . Aliran Manajemen Ilmia
1 . Aliran Manajemen Ilmia
2 .
Aliran Manajemen Teori Klasik
3 .
Aliran Hubungan Manusiawi
4 .
Aliran Hubungan Ilimu Manajemen
5. Aliran Pendekatan Sistem
6. Aliran Pendekatan Keterlibatan Dinamik
PENGERTIAN EVOLUSI TEORI MANAJEMEN :
yaitu : Pemikiran awal mengenai manajemen untuk menjelaskan hubungan antara dua fakta atau lebih yang dapat diamati serta menyediakan dasar yang mantap untuk teori.
yaitu : Pemikiran awal mengenai manajemen untuk menjelaskan hubungan antara dua fakta atau lebih yang dapat diamati serta menyediakan dasar yang mantap untuk teori.
Ø
ALIRAN MANAJEMEN ILMIAH
Menurut Frederick W. Taylor :
Definisi Manajemen Ilmiah adalah Penerapan metode ilmiah pada studi , analisis dan pemecahan masalah organisasi atau seperangkat mekanisme untuk menigkatan efesiansi kerja.
Menurut Frederick W. Taylor :
Definisi Manajemen Ilmiah adalah Penerapan metode ilmiah pada studi , analisis dan pemecahan masalah organisasi atau seperangkat mekanisme untuk menigkatan efesiansi kerja.
Ø
ALIRAN MANAJEMEN TEORI RGANISASI KLASIK
Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga tersentralisasi (terpusat) dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta menberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas.
Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga tersentralisasi (terpusat) dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta menberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas.
Ø
ALISAN HUBUNGAN MANUSUAWI
Menurut Rachmadi Hubungan Manusiawi adalah salah satu unsur penting bagi keberhasilan komunikasi , baik dalam komunikasi kelompok maupun komunikasi antarpersonal dan dalam hubungan dalam masyarakat (public relations)
Menurut Rachmadi Hubungan Manusiawi adalah salah satu unsur penting bagi keberhasilan komunikasi , baik dalam komunikasi kelompok maupun komunikasi antarpersonal dan dalam hubungan dalam masyarakat (public relations)
Ø
ALIRAN HUBUNGAN ILMU MANAJEMEN
* ORGANISASI : Adalah orang bekerja sama untuk menjapai tujuan yang telah mereka sepakati bersama . Jika tujuan mereka adalah untuk mencari keuntungan maka organisasi mereka disebut perusahaan .
* TATA KERJA atau METODE : Adalah satu cara bagaimana (HOW) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
* ORGANISASI : Adalah orang bekerja sama untuk menjapai tujuan yang telah mereka sepakati bersama . Jika tujuan mereka adalah untuk mencari keuntungan maka organisasi mereka disebut perusahaan .
* TATA KERJA atau METODE : Adalah satu cara bagaimana (HOW) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
KLOMPOK 3
PENGERTIAN EVOLUSI TEORI MANAJEMEN
Ø Pemikiran Awal Mengenai
Manajemen untuk menjelaskan hubungan antara dua fakta atau lebih yang dapat
diamati serta menyediakan dasar yang mantap untuk Teori. sekelompok asumsi yang
erat berkaitan dan logis, dikemukakan
memperkirakan peristiwa pada masa depan.
1. Aliran manajemen ilmiah
Ø Definisi Manajemen Ilmiah:
Ø “Penerapan metode ilmiah pada
studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi” atau “Seperangkat mekanisme
untuk meningkatkan efesiensi kerja”.
contoh
:
Ø Seleksi ilmiah para pekerja,
sehingga setiap pekerja akan diberi
tanggung jawab melakukan tugas
yang paling cocok dengannya.
Ø Pendidikan dan pengembangan
ilmiah para pekerja.
Ø Kerjasama bersahabat dan
secara pribadi antara manajemen dan
tenaga kerja.
2.
Aliran manajemen teori organisasi klasik
Ø Teori ini biasa disebut
dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai
1800-an (abad 19). Dalam teori ini
organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya
terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak
mengandung kreatifitas.
3.
ALIRAN HUBUNGAN MANUSIAWI
Rachmadi
Ø mengatakan bahwa hubungan
manusiawi merupakan salah satu unsur penting bagi keberhasilan komunikasi, baik
dalam komunikasi antarpersonal maupun komunikasi kelompok dan dalam hubungan
masyarakat (public relations).
4.
ALIRAN HUBUNGAN ILMU MANAJEMEN
Ø Organisasi adalah tempat orang
bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah mereka sepakati bersama. Jika
tujuan mereka adalah untuk mencari keuntungan maka organisasi mereka
disebut perusahaan
Ø Tata kerja atau metode adalah satu
cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat
diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen
dapat dilaksanakan dengan tepat.
5.
ALIRAN PENDEKATAN SISTEM
Ø Hubungan manusia pada umumnya
dilakukan untuk menghilangkan hambatan-hambatan komunikasi, meniadakan salah
pengertian dan mengembangkan tabiat manusia. Untuk melakukan hubungan manusia biasanya digunakan beberapa
teknik pendekatan yaitu pendekatan emosional (emosional approach) dan
pendekatan social budaya (sosio-cultur approach).
Ø Teknik penekatan yang
biasanya digunakan dalam pendekatan semacam ini biasanya bersifat icing (baca:
aising), yaitu seni menata pesan dengan emotional appeal sedemikian rupa, sehingga
komunikan menjadi tertarik perhatiannya
Contoh:
Ø Bisa dianalogikan dengan kue
yang baru dikeluarkan dari panggangan yang ditata dengan lapisan gula
warna-warni sehingga kue yang tadinya tidak menarik menjadi indah dan memikat
Ø Salah satu tujuan komunikasi
adalah tersampaikannya pesan dari komunikator kepada komunikan, maka dianjurkan
bagi komunikator terlebih dahulu
memahami perilaku social serta
budaya masyarakat setempat yang akan menjadi komunikan.
Contoh:
• hal ini bertujuan agar komunikan, lebih memahami serta tidak merasa
tersinggung oleh pesan yang disampaikan
oleh komunikator, selain hal tersebut
masyarakat yang menjadi komunikan tidak dapat terlepas dari budaya
6.
ALIRAN PENDEKATAN KETERLIBATAN DINAMIK
manajer
mengambil sikap positif dan menganggap semua baik-baik saja.ia berusaha
menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi.
Ø
Gaya
teratur, mengikuti gaya management by exception dan menyaring segala sesuatu
yang tidak berhubungan dengan area minatnya.
Ø Gaya menerima, manajer
jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut
bernilai baginya/orang lain dalam organisasi.
Ø Gaya sistematik, manajer
memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan.
Contoh : pendekatan sistem.
Ø Gaya intuitif, manajer tidak
menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.
2.2.2. KEBIJAKSANAAN
Kebijaksanaan adalah suatu pernyataan atau pengertian umum
yang yang dijadikan dasar untuk membuat dan menentukan keputusan.
Keputusan-keputusan tersebut harus dapat menjamin dan membantu sesuai dengan
arah serta tujuannya.
2.2.3. PROSEDUR
Prosedur adalah rencana yang menunjukkan pemilihan cara
bertindak dan berhubungan kegiatan-kegiatan diwaktu yang akan datang,
2.2.4. PERATURAN ATAU KETETAPAN
Peraturan adalah aturan-aturan yang ditetapkan dan harus di
taati.
2.2.5. PROGRAM
Program adalah suatu rencana yang telah menggambarkan
rencana secara nyata (kongkrit). Dapat disebutkan nyata karena dalam program
sudah tercantum adanya sasaran , kebijaksanaan, prosedur maupun anggarannya.
2.2.6. ANGGARAN
Anggaran adalah suatu rencana yang menggambarkan tentang
penerimaan dan pengeluaran yang akan dilakukan oleh berbagai bidang yang ada
dalam organisasi atau perusahaan. Dalam anggaran hendaknya dicantumkan mengenai
besarnya biaya dan hasil yang diperoleh, sehingga anggaran tersebut rasional.
2.2.7. STRATEGI
Strategi adalah ssuatu siasat untuk menentukan
tindakan-tindakan diwktu yang akan datang daalam rangka mencapai tujuan.
Ada
beberapa faktor yang sngat penting untuk menentukan suatu strategi antara lain:
1. Pengaruh lingkungan ekstern maupun
intern terhadap perusahaan.
2. Faktor-faktor ekonomis, sosial, psikologis
dan geografis.
3. Faktor-faktor sosio-kultural dan hukum.
2.2.8. METODE
Metode adalah hasil penentuan cara
pelaksaanaan tugas dengan pertimbangan yang memadai menyangkut tujuan,
fasilitas-fasilitas yang tersedia dan jumlah penggunaan waktu, uang serta
usaha.
2.3.
Ramalan & Teknik Perencanaan
Untuk membuat suatu perencanaan yang
baik, sebuah perusahaan perlu sekali melakukan beberapa ramalan mengenai:
a.
Peramalan ekonomi
b. Pengawasan pemerintah dan tindakan
pajak
c.
Permintaan hasil-hasil industry
d. Tingkah laku para konsumen
e.
Pertimbangan –pertimbangan secara
etis dan sosial
f.
Penjualan produk-produk setiap
perusahaan industry
Ramalan adalah asumsi-asumsi yang menjadikan dasar kejadian-kejadian dimasa
datang yang yang dapat mempengaruhi perencanaan.
2.4.
Maksud Perencanaan
Didalam setiap perencanaan
terkandung beberapa maksud antara lain :
a.
Sebagai dasar dalam pengendalian
b. Sebagai alat ukur keberhasilan dalam
pekerjaan
c.
Sebagai dasar dari salah satu fungsi
manajer yang meliputi pemilihan alternative-alternatif tujuan, kebijaksanaan
dan prosedur
d. Sebagai gambaran yang sangat jelas
dan lengkap tentang bidang pekerjaan
e.
Sebagai pedoman bagi kegiatan-kegiatan
pekerjaan agar dapat dilaksanakan secara teratur dan bertujuan
f.
Sebagai salah satu usaha untuk
memperkecil resiko yang akan di hadapi di waktu yang akan datang
g. Sebagai standar untuk pekerjaan agar
sesuatunya terjadi sesuai dengan keinginan.
h. Sebagai salah satu alternative untuk
melakukan sesuatu tindakan.
i.
Sebagai dasar untuk bertindak
ekonomis.
j.
Merupakan suatu proses pemikiran
untuk menentukan tindakan – tindakan berdasarkan keputusan – keputusan mengenai
tujuan, fakta dan ramalan.
2.5.
Syarat-syarat Perencanaan & Rencana
2.5.1. Syarat-syarat Perencanaan
Perencanaan yang baik harus memenuhi
syarat-syarat sebagai berikut:
1. Harus merumuskan dahulu
masalah-masalah yang akan di rencanakan
2. Harus didasarkan pada informasi,
data dan fakta.
3. Harus dapat menentukan
alternative-alternatif dan ramalannya
4. Harus dapat memutuskan suatu
keputusan yang menjadi rencana.
2.5.2. Syarat-syarat Rencana
Suatu rencana yang baik minimal harus
dibuat dengan memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1. Mempunyain tujuan yang jelas,
obyektif dan rasional
2. Penafsirannya hanya satu dan mudah
dipahami
3. Dapat dikeerjakan secara berkelompok
4. Harus meliputi tindakan-tindakan
yang akan dilakukan
2.6.
Jangka Waktu Dalam Rencana atau Perencanaan
Secara garis besarnya jangka waktu rencana dapat dibedakan
menjadi:
1. Rencana Jangka Panjang (lebih dari 5
tahun)
2. Rencana Jangka Menengah (antara 2-5
tahun)
3. Rencana Jangka Pendek (antara 1-2
tahun)
Berikut TIPE
PERENCANAAN YANG DIGUNAKAN PARA MANAJER
Meliputi :
1. Perencanaan Jangka pendek (Short Range Plans)
2. Perencanaan Jangka panjang (Long Range Plans)
3. Perencanaan Strategi
4. Perencanaan Operasional
5. Perencanaan Tetap
6. Perencanaan Sekali Pakai
Meliputi :
1. Perencanaan Jangka pendek (Short Range Plans)
2. Perencanaan Jangka panjang (Long Range Plans)
3. Perencanaan Strategi
4. Perencanaan Operasional
5. Perencanaan Tetap
6. Perencanaan Sekali Pakai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar